Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2012

Angie Beri Tips Rp 2 Juta ke Wartawan Jefri

Gambar
Terdakwa kasus dugaan korupsi penganggaran proyek Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Pendidikan Nasional Angelina Sondakh atau akrab disapa Angie mengaku pernah memberi uang Rp 2 juta kepada wartawan bernama Jefri Manuel Rawis.  Hal itu disampaikan staf pribadi Angelina, Lindina Wulandari saat bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (22/11/2012). Uang itu, kata Lindina, akan diberikan setelah Jefri meliput. “Kisaran tergantung peliputan dan berita yang dibuat,” kata Lindina saat menjawab berapa kali uang itu diberikan kepada JMR. Menurutnya, uang tersebut diberikan ke Jefri melalui transfer rekening. Jefri, imbuh Lindina, yang dikenalnya sebagai wartawan Antara pernah dua atau tiga kali ke ruangan Angelina di Gedung DPR.   Namun dia mengaku tidak pernah mendengar Angelina memerintahkan Jefri untuk menerima bungkusan uang di suatu pusat perbelanjaan di Jakarta ataupun di tempat lain. "Tidak pernah," kata Lindina sa...

Inilah Kawasan DKI yang Terendam Banjir

Gambar
Beberapa kawasan di DKI kembali dilanda banjir. Selain curah hujan banjir juga disebabkan meluapnya sungai Ciliwung dan Sungai Pesanggrahan. Berdasarkan data terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat ada 15 kelurahan terendam banjir. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyatakan, ada 2.755 KK yang menjadi korban banjir dan beberapa kawasan dilanda banjir, meliputi: Jakarta Timur: Kampung Melayu, Bidara Cina, Cililitan, dan Cawang. Sembilan kelurahan di Jakarta Selatan: Bukit Duri, Kebon Baru, Pejaten Timur, Ulu Jami, Bintaro, Pondok Pinang, Cipulir, Grogol Selatan, dan Pondok Labu. Banjir juga terjadi di dua kelurahan di Jakarta Barat: Kedoya Selatan dan Sukabumi Selatan. "Sebanyak 31 RW, 87 RT dengan 2.755 KK masih terendam banjir hingga malam ini dan sebanyak 139 jiwa mengungsi mencari tempat yang aman, “ ujar Sutopo, Kamis (22/11/2012). Menurut Sutopo, meluapnya banjir di Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan ...

Si jago merah Ngamuk di Kawasan Pasar Permai Jakarta Utara

Gambar
Si jago merah kembali mengamuk. Kali ini, amukan jago merah di Lorong 103 Pasar Permai Jakarta Utara. Mendapat kabar sejak pukul 01.05 WIB, petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran (damkar) Jakarta Utara langsung menuju ke lokasi kebakaran. "Iya ada kebakaran di Pasar Ramayana, Permai," ujar salah seorang petugas piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Utara, Katman saat dikonfirmasi detikcom, Senin (19/11/2012). Katman mengaku telah mengerahkan sebanyak 12 unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. "Ada 12 mobil damkar," katanya. Belum diketahui apakah ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa tersebut. "Informasi yang kita terima hanya itu," ucapnya.

Lagi, Israel Kembali Borbadir Gaza, 3 Wanita & 6 Anak Palestina Tewas

Gambar
Belum juga merasa puas, tentara Israel kembali memborbadir wilayah Gaja, Palestina. Akibat serangan itu, sekitar 10 warga sipil tewas. Seperti di lansir dari Reuters, Minggu (18/11/2012), 10 warga yang tewas ialah tiga wanita, enam anak dan seorang pria dewasa. Jumlah ini adalah yang tertinggi dalam sekali serangan dalam beberapa hari terakhir ini. Tim medis mengatakan, serangan Israel menghancurkan sebuah gedung lantai tiga hingga menewaskan  10 warga sipil itu tewas. Tim paramedis masih di lokasi untuk mencari korban lain yang mungkin terkubur di bawah reruntuhan. Dilaporkan sebelumnya, sedikitnya 48 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di alur Gaza, 13 orang diantaranya anak-anak. Serangan lewat jalur laut dan udara sudah dilakukan Israel mulai dari Rabu (14/11) lalu.

Mahfud MD Siap Hadapi Istana

Gambar
--> Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menjawab rasa geram pihak istana. Dia menegaskan siapapun tidak ada yang bisa melarang dirinya untuk bicara termasuk pemerintah sekalipun. "Saya katakan ada 2 hal. Di dalam UU tidak ada larangan saya bicara, kecuali berbicara terkait putusan dan rancangan UU. Tidak ada yang bisa melarang saya diam," tegas Mahfud. Hal itu disampaikan Mahfud saat menjadi pembicara dalam acara Pidato Kebudayaan 2012 dengan tema " Mengembalikan Daulat Rakyat Demokrasi Kita" di Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (10/11/2012). Soal pernyataan Mahfud, dia merasa apa yang diucapkan bukanlah sesuatu yang salah atau harus dipermasalahkan. "Hanya saja saya berbicara kan bisa diwaktu seperti sekarang ini memberikan pidato bukan sebagai ketua MK tapi sebagai hakim," imbuhnya. Sebagaimana diketahui, pihak Istana geram dengan pernyatan Mahfud MD soal dugaan mafia di Istana soal grasi bagi terpida...

Ketum Demokrat PD Dede-Lex Menang Satu Putaran di Pilgub Jabar

Gambar
-->            Ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, yakin pasangan Dede Yusuf dan Lex Laksamana akan memenangkan cagub dan cawagub dalam Pilgub Jawa Barat dalam satu putaran. Soalnya, kata Anas, dukungan terhadap keduanya tidak hanya dari Demokrat saja. "Jika dilihat dari tren dukungan, kami yakin selesai satu putaran. Juga untuk kepentingan efisiensi finansial maupun efisiensi politik," Ujar Anas Urbaningrum, Surabaya, Minggu (11/11/2012). Anas menilai, pasangan ini mempunyai kelebihan tersendiri jika dibandingkan calon lain. Mereka juga serasi, dan paling penting ialah punya komitmen dan pengalaman di birokrasi. "Kami optimis Dede-Lex akan didukung rakyat Jabar memimpin Jabar lima tahun ke depan. Pasangan yang serasi, saling melengkapi, punya komitmen, idealisme, pengalaman di birokrasi maupun pemerintahan," ungkapnya. Anas juga menyinggung soal kekalahan Foke-Nara di Jakarta. Menurutnya, Jakarta punya ...

Diserang Publik, SBY Berkilah Hukuman Mati di Manapun Sudah Dihapus.

Gambar
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merespon pro kontra masyarakat atas keputusanya memberian grasi terhadap terpidana mati narkoba, Meirika Franola atau Ola. Apalagi, terpidana diduga masih menjalankan praktik haramnya dari penjara. SBY berkilah, pemberian hukuman mati merupukan persoalan sensitif, bukan hanya di Tanah Air, tapi juga di dunia. "Kita tidak boleh salah menghukum orang. Beberapa negara sudah tidak menganut dan menganut hukuman mati," ujar  SBY saat jumpa pers usai acara Bali Democracy Forum (BDF) di Nusa Dua, Bali, Jumat (11/9/2012). SBY mengaku sudah sangat selektif dalam pemberian grasi. Semua pertimbangan dari Mahkamah Agung dikaji ulang hingga akhirnya mendapat kesimpulan ditolak atau diberikan. "Contoh hukuman mati ke hukuman seumur hidup. Seumur hidup sampai meninggal di rumah tahanan," imbuhnya. Pembina partai Demokrat ini juga siap bertanggung jawab atas keputusannya memberikan grasi kepada Ola. Pemberian itu, kata SBY, ...

Oknum Pemeras, BK DPR Janji Usut Untas

Gambar
Ketua Badan Kehormatan DPR, Muhammad Prakosa, berjanji akan memanggil semua anggota DPR dan mengusut tuntas oknum yang diduga pemeras perusahaan BUMN. Pemanggilan itu, imbuh dia, akan dilakukan usai masa reses DPR berakhir, yakni 19 November mendatang. Kendati demikian, Prakosa juga meminta menteri BUMN, Dahlan Iskan untuk melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan harapan agar kasus ini segera diusut. "Kami berharap ini bisa menjadi momentum yang baik untuk pemberantasan baik itu oknum di legislatif maup[un eksekutif. Untuk itu, kami harapkan dan menanti Dahlan iskan segera melaporkan kasus ini ke pihak yang berwenang yaitu KPK," papar Prakosa, Jumat (9/11). Diberitakan sebelumnya, Menteri Dahlan kembali melaporkan lima nama anggota DPR yang diduga memeras perusahaan BUMN. Ini adalah kali kedua dia melaporkan hal itu ke Badan Kehormatan DPR. Menteri Dahlan pernah mengadukan dugaan pemerasan oleh dua anggota DPR. Mereka yakni anggota Fraksi PDI Perjuangan Su...

Marzuki: Laporan Dahlan Soal DPR Pemeras Masih Tong Kosong

Gambar
Ketua DPR Marzuki Alie mengaku sudah mendapatkan laporan Badan Kehormatan (BK) soal kicauan menteri BUMN, Dahlan Iskan perihal oknum pemeras BUNM. Namun, dalam laporan itu, kata Marzuki, belum menyinggung mengenai permasalahan uang. "Saya melakukan pertemuan dengan lima anggota DPR. Dalam pertemuan itu terjadi diskusi seolah-seolah minta jatah. Itu saja. Tapi tidak ada bukti memeras, minta jatah, minta jatah itu dalam konteks apa juga tidak tahu," ujar Marzuki Alie di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (9/11/2012). Politisi partai Demokrat ini juga mengatakan, BK akan menindaklanjutinya dengan memanggil direksi BUMN yang menyampaikan informasi itu. "Apakah ada keinginan, niat atau ada sesuatu BUMN. Akan kita selesaikan," tuturnya. Menurut Marzuki, tindakan Dahlan terlalu gegabah dengan menuduh dan menyampaikan data tersebut di ruang publik. "Padahal tidak ada apa-apa, tidak ada bukti akhirnya membuat gaduh politik, apalagi ini antar lembaga negara. Dia ekesku...