Penghematan Rencana Penghematan BBM, Berdampak Pemborosan Guna penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah merencanakan pembatasan BBM bersubsi

Dalam rangka penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah merencanakan pembatasan BBM bersubsidi di kalangan birokrasi, hanya akan berakibat pemborosan. Pasalnya,tidak adanya sanksi tegas, dan pemakaian mobil dinas dengan bahan bakar Pertamax tetap saja digunakan untuk kegiatan nondinas, karena pembelian BBM Pertamax pakai uang negara.

Hal itu disampaikan pengamat ekonomi FE Universitas Diponegoro Semarang, Prof Dr FX Sugianto, Senin (4/6/2012) di semarang, Jawa Tengah.

Menurutnya, penghematan BBM itu bukan perkara mudah, hanya dibatasi BBM subsidi saja. Kalau perilaku pejabat birokrasi, apalagi kedudukan tinggi siapa yang akan mengawasi secara ketat?

"Mobil dinas meski sudah diisi Pertamax berapa pun kuotanya, istrinya tetap bisa pakai ke mall, anaknya minta antar ke sekolah, atau mobil itu tetap bisa dipakai apa saja," ujar Sugiyanto.

Sugiyanto mengusulkan pemprov, pemkab, dan pemkot perlu membentuk Badan Pengelola Aset Daerah yang tugasnya menyewa mobil dinas untuk pejabatnya dengan jatah kuota BBM yang pasti.

Karena mobil dinas itu sewaan, tentu saja pejabatnya dapat diawasi oleh lembaga pengelola aset maupun si pengelola mobil yang disewa. Cara ini juga menghapus biaya perawatan, karena urusan sudah ditanggung perusahaan persewaan mobil dinas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Guru SD Tewas Ditembak Penembak Misterius

Patung Sagung Wah, Diresmikan Dengan Pementasan Drama dan Puisi

Butuh Presiden Galak