Elpiji 3KG Sukar Didapati Warga
Warga di Ciracas, Jakarta Timur mulai sukar mendapatkan gas elpiji 3 kilogram. Keberadaan gas yang langka, membuat para warga harus menambahkan uang sebesar Rp 1.000 dari harga awalnya Rp 14.000, itu juga kalau menemukan gas.
Warga tidak memahami mengapa pasokan elpiji 3 kg sulit didapat. Padahal, awalnya Elpiji 3 kg masyarakat dengan mudah mendapatkan di warung-warung sekitar rumah warga.
Bahkan Umi (19), pembantu rumah tangga di Cibubur menuturkan, "Saya terpaksa berkeliling untuk mencari gas. Saya akhirnya dapat di tempat yang jauh dari rumah." Sudah tiga warung dekat rumah dikunjungi, tapi belum juga mendapatkannya, kosong alias tidak ada pasokan, termasuk di Alfamart yang biasa menjual gas, tampak terpampang tulisan yang menjelaskan ketiadaan elpiji.
Keberadaan gas yang sulit ditemukan warga, menurut pedangang klontong Ucok (25), sudah seminggu ini tidak mendapat pasokan elpiji 3 kg . "Tidak tahu apa sebabnya. Pengiriman gas tidak datang. Kasihan, pelanggan saya kebingungan mencari gas," ujar Ucok.
Warga tidak memahami mengapa pasokan elpiji 3 kg sulit didapat. Padahal, awalnya Elpiji 3 kg masyarakat dengan mudah mendapatkan di warung-warung sekitar rumah warga.
Bahkan Umi (19), pembantu rumah tangga di Cibubur menuturkan, "Saya terpaksa berkeliling untuk mencari gas. Saya akhirnya dapat di tempat yang jauh dari rumah." Sudah tiga warung dekat rumah dikunjungi, tapi belum juga mendapatkannya, kosong alias tidak ada pasokan, termasuk di Alfamart yang biasa menjual gas, tampak terpampang tulisan yang menjelaskan ketiadaan elpiji.
Keberadaan gas yang sulit ditemukan warga, menurut pedangang klontong Ucok (25), sudah seminggu ini tidak mendapat pasokan elpiji 3 kg . "Tidak tahu apa sebabnya. Pengiriman gas tidak datang. Kasihan, pelanggan saya kebingungan mencari gas," ujar Ucok.
Komentar
Posting Komentar