Purwakarta Bentuk Tim Pengawas Elpiji

Selama satu bulan terakhir kelangkaan elpiji dirasakan masyarakat di sejumlah kota/ kabupaten Jawa Barat, salah satunya Purwakarta yang memicu melambungnya harga elpiji dengan kisaran mencapai Rp 18.000-Rp 23.000 pertabung dari harga yang telah ditetapkan, yakni Rp 15.000,-

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, membentuk sebuah tim gabungan, menurut Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Purwakarta Mulyana E Gunawan, pembentukan tim pengawasa elpiji 3 kilogram diperlukan untuk memastikan barang bersubsidi distribusinya dapat merata dan tepat sasaran, Selasa (29/5)

Mulyana mengukapkan, tim terdiri dari perwakilan Dinas Perindustrian, Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Kepolisian Resor Purwakarta.

Dan saat ini, pemerintah daerah tengah mengajukan permohonan untuk penambahan alokasi elpiji. Kini, dari kebutuhan per hari sekitar 52.000 tabung, pasokan rata-rata hanya mencapai 15.950 tabung per hari.

"Setelah ketimpangan pasokan dan kebutuhan berkurang, distribusinya harus diawasi agar tak ada kekurangan di salah satu wilayah, harganya juga tak menyimpang dari HET (harga eceran tertinggi) yang telah ditetapkan, yakni Rp 15.000," ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Guru SD Tewas Ditembak Penembak Misterius

Patung Sagung Wah, Diresmikan Dengan Pementasan Drama dan Puisi

Butuh Presiden Galak