Masyarakat Dayak Tak Bisa Makan Merupakan Sebuah Ironis dan Kesalahan
Hal yang ironis dan pastinya ada yang salah, apabila masyarakat Dayak sampai tak bisa makan atau memenuhui kebutuhan hidup sehari-hari. Pasalnya, dulu masyarakat Dayak terkenal dengan kepemilikan lahan yang luas.
Demikian diungkapkan oleh Cornelis saat pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-27 di Rumah Betang, Jalan Sutoyo, Kota Pontianak, Kalbar, Minggu (20/5/2012).
"Pasti ada sesuatu yang salah kalau sampai itu terjadi. Makanya, Gawai Dayak ini menjadi salah satu cara mendukung saudara-saudara kita orang Dayak yang menjadi petani," kata Cornelis.
Gawai Dayak sendiri merupakan sebuah tradisi menggelar pesta adat setelah masa panen padi selesai. Selain itu, Gawai Dayak juga merupakan momentum untuk membuka masa tanam musim berikutnya.
Cornelis mengatakan, pangan akan menjadi salah satu persoalan dunia. Untuk itu, dia meminta masyarakat Dayak untuk terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan
Demikian diungkapkan oleh Cornelis saat pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-27 di Rumah Betang, Jalan Sutoyo, Kota Pontianak, Kalbar, Minggu (20/5/2012).
"Pasti ada sesuatu yang salah kalau sampai itu terjadi. Makanya, Gawai Dayak ini menjadi salah satu cara mendukung saudara-saudara kita orang Dayak yang menjadi petani," kata Cornelis.
Gawai Dayak sendiri merupakan sebuah tradisi menggelar pesta adat setelah masa panen padi selesai. Selain itu, Gawai Dayak juga merupakan momentum untuk membuka masa tanam musim berikutnya.
Cornelis mengatakan, pangan akan menjadi salah satu persoalan dunia. Untuk itu, dia meminta masyarakat Dayak untuk terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan
Komentar
Posting Komentar