Newt Gingrich Menerima Tawaran Donald Trump
| Newt Gingrich |
Setelah sekian lama saling cemooh, akhirnya Donald Trump memberikan penawaran debat kepada Newt Gingrich. Kedua kandidat sesama Partai Republik ini, akan berdebat di Lowa pada akhir bulan. Sang maestro bisnis, yang pada awal tahun ini bermain mata dengan membuat tawaran sendiri untuk Presiden. Setelah berbicara mengenai pasangan yang pernah bertemu di New York pada hari Senin. Dalam acara tersebut, Gingrich ingin mencari dukungan dengan memberikan pujian kepada seniornya.
| Donald Trump |
Gingrich mengatakan bahwa ini merupakan negara terpilih yang diibaratkan sebagai petani kacang dan seorang aktor yang sedang membuat dua film dengan simpanse untuk menduduki kepresidenan. Donald Trump adalah seorang penghibur yang baik, selain itu juga seorang pengusaha besar. Akan tetapi, perdebatan yang akan berlangsung di Sioux City pada 27 Desember, disambut dengan cemoohan-cemoohan yang sangat pedas oleh mantan Gubernur Utah, John Huntsman dan anggota Kongres Texas, Ron Paul.
Bapak Paulus menggambarkan ide ini sebagai clownlike atau bagaikan badut. Kemudian, Trump mengatakan, "saya tidak menyadari bahwa ia memiliki kemampuan untuk berbaring di kedua tangan dan sedangkan orang-orang bersusah payah meminyakinya".
Reaksi dari Huntsman itu bahkan diduga sebagaimana dinyatakan, "aku tidak akan mencium cincinnya dan mencium bagian lain dari anatomi tubuhnya", katanya. Ini tepatnya apa yang salah dengan politik. Hal ini merupakan bisnis pertunjukan di atas substansi. Jika dia memiliki keberanian sedikit saja, maka dia akan mencalonkan diri sebagai Presiden Amerika Serikat, sebagai lawan untuk memanipulasi proses dari luar. "Presiden Negara Amerika Serikat lebih penting dari pada acara-acara permainan yang bodoh dan reality show".
Jelas jengkel atas penghinaan itu, Trump menjelaskan non-peserta sebagai "kandidat lelucon" yang memiliki "nol kesempatan untuk mendapatkan yang terpilih". Dia juga menolak mengesampingkan kemungkinan dalam menjalankan sebagai calon pihak ketiga, meskipun secara luas dilihat sebagai suatu cara untuk menghidupkan minat dalam buku barunya.
Mitt Romney yang sebelumnya terdepan, kini tertinggal dari kebangkitan Gingrich yang belum mengumumkan apakah dirinya ikut andil serta. Lalu, proposal tersebut menarik kritik dari Ari Fleischer, yang sebelumnya menjadi juru bicara untuk George Washington Bush. "Donald Trump mengambil resiko dengan keluar dari karnaval kampanye presiden", katanya.
Komentar
Posting Komentar