Legalisasi Seks bebas Lewat Sekolah Seks Di Austria

Matainfo - Kebanyakan orang menganggam segala sesuatu yang berhubungan dengan seks adalah suatu yang alami, segala sesuatunya akan berjalan dengan sebagaimana adanya tanpa pelajaran dari bangku sekolah.
Bagi Penghuni Dunia dengan adat timur seperti negri tercinta kita ini. Masalah hubungan seks menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan apalagi sampai diumbar didalam kelas. Namun, di salah satu kota di Austria ada orang yang beranggapan lain. Ylva-Maria Thompson, seorang kepala sekolah asal Swedia telah membuka sekolah seks internasional pertama di dunia. Sekolah yang diberi nama The Austrian International Sex School terletak di Wina dan menawarkan pelajaran dengan biaya 1.400 poundsterling (sekitar Rp 20 juta).
Kepala sekolah tersebut mengatakan siapapun yang berusia di atas 16 tahun bisa mendaftarkan diri di 'perguruan tinggi' seksualitas pertama di dunia tersebut.
Siswa akan tinggal di asrama campuran blok pria dan wanita, di mana mereka diharapkan dapat mempraktikkan 'pekerjaan rumah' (PR) mereka. Pada akhir kursus, pada siswa akan diberi kualifikasi.
"Pendidikan inti kami tidak teoritis tapi sangat praktis. Penekanannya adalah pada bagaimana menjadi kekasih yang lebih baik. Posisi seksual, teknik membelai, fitur anatomi," jelas kepala sekolah Ylva-Maria Thompson, seperti dilansir Dailymail, Kamis (1/12/2011).
Sekolah Pertama ini menimbulkan kontroversial. terutama karena penayangan-penayangan iklannya yang menggambarkan secara visual ajakan untuk bercinta.
Iklan yang kini sudah dilarang penayangannya ini pada seluruh stasiun TV di Austria dianggap oleh banyak orang sebagai perdagangan seks yang dibungkus dalam sebuah cara yang sangat stylish, tapi itu hanya menjual seks.
Komentar
Posting Komentar