"Politik Dasa Muka"
Bapak dari tiga anak ini menjelasakan tentang dasa muka, bahwa dasa muka adalah sebuah cermin dari pemerintah yang mencla-mencle, tidak mempunyai sikap tegas terutama dalam mengembangkan amanat publik di lembaga negara, dan hal ini terjadi dalam politik kontemporer yang terjadi di segala proses politik di Indonesia.
Dan dasa muka sendiri muncul dengan wajah pagi hari senyum, siang hari suram, emosi, egois, mudah tersenyum, dan marah. dan kehadiranya bisa di depan kita, samping, belakang, di tengah kita, dan bersama kita.
Seperti halnya, kasus yang melanda Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)itu sendiri, setelah pendirian KPK, Bubarkan KPK, dan sebelumnya buat SP3 (Surat Perintah Pemberhentian Penyedikan).
Komentar
Posting Komentar