Akhirnya Facebook Bongkar rahasia Pengelolaan Data penggunanya
Semenjak ancaman dari hacker anonymous, yang akan mengancam melakukan penyerangan terhadap situs jejaring sosial facebook. Kini, facebook mulai melakukan keterbukaan terhadap aktivitas pengelolaan data pengguna.
Facebook tidak melacak setiap user dengan cara yang sama. Mereka menggunakan metode berbeda saat masuk ke akun, bagaimana user menggunakan akun mereka, anggota yang logged off, dan bukan anggota.
Saat masuk ke halaman utama Facebook, perusahaan memasukkan cookies ke web browser ke pengguna. Jika Anda sign up untuk sebuah akun, Facebook memasukkan dua tipe cookies. Jika Anda tak berminat mendaftar maka hanya memasukkan satu cookies.
Cookies ini merekam data setiap kali Anda mengunjungi situs lain yang menggunakan tombol Facebook Like atau Facebook plugin yang bekerja sama dengan cookies itu pada saat tersebut, tanggal, dan kondisi situs saat dikunjungi. Karakteristik unik dari komputer juga terekam.
Facebook menyimpan semua data logs dalam kurun waktu 90 hari aktivitas dan menghapus semua entri setelah 90 hari.
Jika Anda masuk ke akun, Facebook merekam nama, email, teman, dan semua data di profil Facebook.
Data berupa pencarian di web, kebiasaan berselancar, bisa digunakan untuk menemukan afiliasi politik, agama dan kepercayaan, orientasi seksual, atau masalah kesehatan dari pengguna.
Seluruh data para pengguna ada si facebook, dan facebook memang seharusnya tetap menjaga privasi data para penggunanya.
Komentar
Posting Komentar