Pilkada Banten Sarat dengan Uang

Rempoa, Tangsel,(21/10), pada pagi hari seseorang pengendara sepeda motor menghentikan lajunya, ia berujar, "noblos, noblos, noblos", di hadapan seorang ibu, sang ibu langsung menjawab "Ke sana, ke ........". pengendara sepeda motor langsung tancap gas.

penyoblosan guna memilih siapa yang hendak memimpin Banten terjadi kemarin. Setiap para colon Gebenur berlomba untuk menarik masyarakat, dalam perlombaan apapun dilakukan, dari pemberian uang terhdap masyarakat, dan segala macamnya yang memakai uang, sepertinya hanya pembuat spanduk, menarik partai politik, dan lain-lainnya.

Maka dalam kasus-kasus tersebut, permasalahan uang sepertinya sudah dianggap wajar. walaupun pada dasarnya akan merusak Demokrasi. Maka tak mengerankan sebagaimana ungkapan Nietzsche filosof asal Jerman "Tak ada yang diungtan dalam Demokrasi, kecuali orang yang memiliki uang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Guru SD Tewas Ditembak Penembak Misterius

Patung Sagung Wah, Diresmikan Dengan Pementasan Drama dan Puisi

Butuh Presiden Galak