Kenapa DPR Tak Sekalian Dibubarkan?
Dalam tubuh KPK sendiri semenjak kasus yang menjerat pemimpin KPK Antasari dalam kasus pembunuhan dan hingga kini belum jelas apakah benar-benar bersalah, terus mengalami keguncangan, dan untuk saat ini kenjongan dalam perihal pembubaran.
Fahri yang mengusulkan perihal pembubaran KPK, merupakan wakil ketua DPR III, dan sekaligus menjabat ketua partai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepertinya sudah melupakan slogan dari partai tersebut, perihal pemberantas korupsi dan tak hanya itu, ia yang terdaftar di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah seharusnya membela kepentingan rakyat dan salah satunya, yakni dengan cara ikut berperan dalam memberantas penjahat-penjahat negara (Koruptor), lalu secepat mungkin membuat Undang-Undang yang lebih memberatkan pelaku korupsi.
Maka, jika KPK harus dibubarkan, lalu kenapa DPR tidak sekalian dibubarkan? Pembubaran DPR yang pernah dilontarkan oleh almahrum Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal dengan panggilan akrabnya, Gusdur.mengenai pembubaran tentang DPR yang dilontarkan oleh Gusdur, saat ia masih menjabat Presiden Republik Indonesia. Dan kita tentunya masih ingat apa yang melandasi pembubaran DPR sendiri.
Dan apabila mau lebih objektif mana yang pantas untuk dibubarkan apakah KPK atau DPR? Maka jawabannya biarkan rakyat yang memutuskan. Sebab hal yang wajar, jika rakyat menuntuk atas kinerja DPR, sebab DPR adalah berperan sebagai sebagai wakil rakyat. Selain itu, jika para elit politik yang menjawab sudah dapat dipastikan sebagian dari mereka akan memutuskan untuk pembubaran KPK, tak lain dikarenakan posisi mereka akan meresa teracam pengaguran.
Komentar
Posting Komentar